Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

WhatsApp tidak mengharuskan pengguna untuk menerima kebijakan privasi baru

 


kabaris.com - Drama seputar kebijakan privasi baru WhatsApp yang kontroversial tampaknya akan segera berakhir. Setelah beberapa penundaan dan perubahan, WhatsApp tidak lagi mengharuskan pengguna untuk menyetujui kebijakan privasi baru.

Perubahan terbaru ini dilaporkan oleh laman WABeta Info, yang mengumumkan bahwa Terms of Service (ToS) baru WhatsApp akan bersifat opsional pada pembaruan berikutnya pada kebijakan privasi terbaru. Artinya, pengguna dapat menggunakan WhatsApp untuk berkomunikasi dengan keluarga dan teman tanpa harus menyetujui persyaratan penggunaan yang baru.

Namun, jika Anda ingin mengirim pesan dengan akun bisnis yang digunakan oleh penyedia cloud di luar WhatsApp, pengguna harus menyetujui persyaratan penggunaan yang baru. Jika Anda tidak setuju, pengguna tidak akan dapat mengobrol dengan akun bisnis khusus mereka.

Dari tangkapan layar yang diunggah oleh WABetaInfo, pengguna yang tidak menyetujui persyaratan penggunaan baru ini akan diberi tahu saat ingin mengobrol dengan akun bisnisnya menggunakan penyedia cloud pihak ketiga, termasuk yang disediakan oleh Facebook.

  Sebelum memulai obrolan, pengguna akan diminta untuk memilih Tinjau di layar untuk meninjau dan menyetujui kebijakan baru. Jika pengguna memilih opsi "Tidak Sekarang", pengguna mungkin tidak dapat mengirim pesan menggunakan akun bisnis mereka.

Menurut WABetaInfo, WhatsApp akan mengumumkan perubahan terbaru pada Ketentuan Layanannya dalam waktu dekat dengan merilis pembaruan untuk WhatsApp Beta untuk Android dan iOS.

Kebijakan privasi baru WhatsApp terus berubah sejak pertama kali diumumkan awal tahun ini. WhatsApp awalnya berencana untuk mempublikasikan pembaruan ini pada 8 Februari, tetapi telah ditunda hingga 15 Mei agar pengguna yang bingung dapat memahami apa kebijakannya.

WhatsApp juga sempat mengumumkan akan menghapus akun pengguna yang tidak setuju dengan kebijakan baru ini. Namun, sebelum batas waktu 15 Mei berakhir, WhatsApp mengumumkan bahwa mereka tidak akan menghapus akun pengguna, tetapi pengguna yang tidak menyetujui kebijakan privasi baru akan memiliki fitur utama seperti kemampuan untuk menerima pesan dan panggilan.

 Tidak lama kemudian WhatsApp berubah pikiran dan mengumumkan bahwa mereka tidak akan membatasi fungsionalitas ke akun pengguna yang tidak menyetujui pembaruan. WhatsApp tampaknya mendengarkan umpan balik dan keluhan pengguna karena berencana menjadikan ToS ini opsional.


Posting Komentar untuk "WhatsApp tidak mengharuskan pengguna untuk menerima kebijakan privasi baru"