Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Remaja Putri yang telah kembali dari Café GK telah kembali, demikian pernyataan Kabid Penegakan Syariat Islam.


Tujuh remaja putri yang ditangkap dari Café GK, Kawasan Gampong Blang, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, karena diduga menggelar pesta miras pada Minggu pagi (29/8/2021) akhirnya dipulangkan.

Ketujuh remaja putri itu diperbolehkan pulang dan dijemput oleh keluarga masing-masing pada Minggu pagi.

Hal itu disampaikan Kepala Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Ardiansyah SSTP MSi didampingi Kabag Penegakan Hukum Islam Safriadi SSosI kepada Serambinews.com, Selasa (31 Agustus 2021).

Safriadi mengatakan setelah penyelidikan intensif oleh penyidik ​​Wilayatul Hisbah (WH) dan konfrontasi dengan hasilnya, tujuh remaja putri itu mengaku tidak minum alkohol atau mengadakan pesta miras.

Para wanita itu bahkan mengaku bahwa botol-botol yang masih berisi alkohol itu bukan milik mereka, melainkan milik pengunjung lain yang pertama kali berkunjung ke ruang GK Kafe Karoeke.

"Tidak mungkin penyidik ​​memaksa mereka jika ketujuh perempuan itu benar-benar tidak mengaku minum miras dan pesta minuman keras," kata Safriadi.

Sehingga ketujuh wanita tersebut hanya mendapat pembinaan dan diperbolehkan pulang dengan catatan keluarga mereka yang menjemput langsung.

Posting Komentar untuk "7 Remaja Putri yang telah kembali dari Café GK telah kembali, demikian pernyataan Kabid Penegakan Syariat Islam."