5 Jenis Beras untuk Diet, Tinggi Serat dan Nutrisi

kabaris.com - Beras merupakan makanan pokok dan sudah banyak dikonsumsi karena mengandung karbohidrat untuk memenuhi suplai energi bagi tubuh.

Sedangkan bagi orang yang sedang menjalani program penurunan berat badan, umumnya beralih dari nasi putih ke jenis nasi untuk diet yang dianggap lebih rendah kalori.



Dilansir dari Healthline, nasi diet spesial memiliki banyak varian. Dikatakan cocok untuk diet karena profil nutrisinya yang relatif baik dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.


1. Beras Merah

Beras Merah


Jenis pertama adalah beras merah yang memiliki kandungan protein dan serat yang tinggi dibandingkan dengan beras putih.


Nutrisi unggulan dalam beras merah adalah antioksidan seperti flavonoid, termasuk anthocyanin apigenin, myricetin, dan quercetin, yang efektif menangkal radikal bebas dalam tubuh.


Flavonoid dapat berperan dalam mengurangi peradangan dan mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2.


Per 100 gram beras merah atau setara dengan satu sendok nasi mengandung 110 kalori dengan tingkat indeks glikemik yang rendah sehingga tidak akan meningkatkan gula darah secara drastis.


2. Beras Cokelat

Beras Cokelat


Jenis beras untuk diet selanjutnya berasal dari gandum utuh yang telah dipisahkan dari sekamnya atau disebut beras merah.


Beras merah memiliki serat tiga kali lebih banyak dari total protein di dalamnya. Tak heran, jika setelah makan nasi ini Anda akan cepat merasa kenyang.


Menurut penelitian, orang yang suka makan nasi merah memiliki kadar gula darah yang cenderung lebih stabil dibandingkan mereka yang makan nasi putih dalam jumlah yang sama.


Khusus untuk Anda yang sedang menjalani diet diabetes, beras merah sangat dianjurkan karena tinggi akan magnesium, mineral, untuk mengontrol gula darah dan insulin.


3. Beras Hitam

Beras Hitam


Secara historis, beras hitam adalah makanan pokok bagi bangsawan Tiongkok di zaman kuno.


Dari semua jenis beras, varietas hitam ini memiliki kandungan nutrisi tertinggi dan antioksidan anti inflamasi.


Senyawa antosianin dalam beras hitam telah terbukti sebagai antikanker, sehingga dapat menurunkan risiko kanker tertentu, termasuk kanker kolorektal.


Kegemaran makan nasi hitam juga dikaitkan dengan manfaat melindungi tubuh dari stres oksidatif hingga menetralisir jumlah radikal bebas.


4. Nasi Liar

Nasi Liar


Beras liar, juga dikenal sebagai beras India, adalah beras yang sangat sehat yang dipanen dari biji-bijian genus Zizania. Setiap beras liar mengandung sejumlah vitamin dan mineral termasuk vitamin B, magnesium, dan mangan.


Kandungan serat pada nasi ini juga tinggi, sehingga cocok untuk dikonsumsi saat sedang diet.


Berdasarkan hasil penelitian, jenis beras liar efektif menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol, resistensi insulin, serta stres oksidatif penyebab penyakit jantung.


5. Nasi Basmati

Nasi Basmati


Melansir situs Livestrong, nasi basmati dari India dan Pakistan juga baik untuk diet.


Warnanya hampir sama dengan beras putih, namun ukuran butir beras basmati lebih panjang dan ramping. Nutrisinya diperkaya dengan vitamin dan mineral.


Menurut Harvard Health, jenis diet seperti basmati memiliki indeks glikemik lebih rendah daripada nasi putih biasa.


Beras basmati juga dilaporkan rendah arsenik, komponen yang menyebabkan risiko diabetes, penyakit jantung, dan kanker.

0 Comments