5 Jenis Diet Terbaik Menurut Penelitian

kabaris.com - Ada banyak diet yang menawarkan janji penurunan berat badan. Mulai dari diet rendah karbohidrat dan lemak, tinggi protein, hingga nabati.

Meski sama-sama menawarkan hasil penurunan berat badan, tidak semua diet aman dan baik untuk dilakukan.


Dilansir Healthline, hanya ada beberapa jenis diet terbaik menurut penelitian. Diet ini diklaim aman untuk diterapkan dalam jangka panjang.


Perlu diingat, diet bukan hanya soal menurunkan berat badan. Pola makan yang sehat dapat memberikan hasil yang lebih seperti membuat tubuh lebih bugar, berat badan stabil, dan menurunkan risiko sejumlah penyakit.


Selain itu, penting juga untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahlinya, agar metode diet yang Anda pilih tepat dan bermanfaat bagi tubuh.


Diet Terbaik Menurut Penelitian


Sejumlah penelitian telah mencoba mengukur efektivitas berbagai jenis diet yang tersedia. Beberapa diet telah ditemukan aman, yang lain tidak dan malah menimbulkan risiko masalah kesehatan baru.


Di bawah ini adalah beberapa jenis diet yang telah diteliti dan masuk dalam kategori terbaik.


1. Diet rendah karbohidrat

Jenis diet ini berfokus pada pengurangan asupan karbohidrat tinggi, baik dalam makanan maupun camilan.


Diet ini termasuk aman untuk jangka panjang. Hasilnya tidak hanya penurunan berat badan, tetapi mengoptimalkan kesehatan dan mengurangi risiko penyakit kronis.


Selama menjalani diet rendah karbohidrat, Anda disarankan untuk memperbanyak konsumsi sayuran, daging rendah lemak, ikan, telur, buah-buahan, dan kacang-kacangan.


2. Diet Mediterania

Diet Mediterania adalah salah satu diet terbaik menurut penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diet ini adalah salah satu yang terbaik untuk dilakukan karena efeknya dalam mencegah risiko penyakit jantung.


Metode diet mediterania diadaptasi dari perilaku makan masyarakat sekitar kawasan mediterania sebelum abad ke-20. Mereka makan banyak sayuran, buah-buahan, ikan, daging, biji-bijian, kacang-kacangan, produk susu, dan minyak zaitun.


3. Diet paleo

Selanjutnya ada diet Paleo yang mengadopsi pola makan zaman Paleolitikum.


Orang yang mengikuti diet paleo tidak disarankan untuk makan makanan olahan. Sebaliknya, diet ini menyarankan Anda untuk makan makanan utuh.


Makanannya terdiri dari telur, ikan segar, sayuran, buah, umbi-umbian, kacang-kacangan yang bebas pestisida dan fungisida.


4. Pola makan vegan

Belakangan ini, pola makan vegan semakin populer di masyarakat. Diet ini diklaim efektif dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.


Pola makan vegan tidak hanya membuat proses penurunan berat badan lebih mudah. Tapi, sekaligus mengurangi risiko penyakit jantung, mengontrol gula darah menjadi lebih stabil.


Secara umum, orang yang menjalani pola makan vegan harus meningkatkan asupan makanan nabati dan menghilangkan semua produk hewani.


5. Diet bebas gluten

Diet bebas gluten sangat baik bila diterapkan pada orang yang alergi gluten. Nama terakhir adalah protein dalam gandum, rye, dan barley.


Diet terbaik menurut penelitian ini bisa optimal jika Anda mengonsumsi makanan utuh yang secara alami bebas gluten.


Beberapa makanan tersebut antara lain bayam, mie soba, jagung, tepung jagung, tapioka, kedelai, sorgum, dan masih banyak lagi.

0 Comments