Ringkasan Covid: PPKM Nataru Dibatalkan, Vaksinasi Turun Lagi

kabaris.com - Pemerintah telah memutuskan untuk membatalkan kebijakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama liburan Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Kebijakan tersebut kemudian menuai kritik dari sejumlah pakar kesehatan dan kebijakan publik.




Sementara itu, jumlah capaian vaksinasi Covid-19 di Indonesia masih belum merata di Indonesia. Bahkan puluhan provinsi tidak mencapai target Kementerian Kesehatan pada November lalu. Indonesia kemudian didapuk sebagai peringkat kedua terendah oleh salah satu media asing terkait penanganan pandemi Covid-19 selama ini.


PPKM Level 3 Saat Nataru Dibatalkan

Pemerintah membatalkan pelaksanaan PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia selama musim liburan Nataru. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan keputusan itu diambil karena Indonesia lebih siap menghadapi musim liburan akhir tahun. Hal ini tercermin dari jumlah tes dan pencarian yang lebih tinggi dari tahun lalu.


“Pemerintah telah memutuskan untuk tidak menerapkan PPKM level 3 selama periode Nataru di semua daerah. Pelaksanaan PPKM level selama Nataru akan tetap mengikuti penilaian situasi pandemi sesuai dengan yang berlaku saat ini, namun dengan beberapa pengetatan,” kata Luhut dalam keterangan tertulis di situs Kementerian Koordinator Kemaritiman, Selasa. (7/12).


Majelis Ahli Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra menilai langkah pemerintah yang membatalkan kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tingkat 3 pada Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru) di Indonesia merupakan sebuah kemunduran. Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah menilai sikap tersebut tak lain merupakan indikasi bahwa pemerintah gentar menghadapi Nataru.


DKI Tetap Level 3 Saat Nataru

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 1430 Tahun 2021 tentang PPKM Tingkat 3 Covid-19. Keputusan gubernur menetapkan bahwa Jakarta akan menerapkan PPKM Level 3 selama liburan Nataru. Peraturan ini ditandatangani Anies pada 2 Desember lalu.


"Menetapkan penerapan Pembatasan Aktivitas Masyarakat Covid-19 Level 3 selama 10 hari terhitung sejak 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022," kata gubernur, Selasa (12/7).


Ketahanan Covid-19 Peringkat Dua Bawah Versi Media Asing

Ketahanan Covid-19 Indonesia berada di peringkat kedua terendah dari 53 negara yang diteliti, berdasarkan survei dari Bloomberg. Filipina berada di urutan terakhir, sedangkan Malaysia di posisi 50, disusul Vietnam di 51.


Sementara itu, Singapura berada di peringkat 37, jauh lebih tinggi dari Indonesia. Thailand juga termasuk dalam negara Asia Tenggara yang memiliki rangking yang cukup baik, yakni di 47.


Data tersebut disusun dengan menggunakan 12 indikator. Beberapa di antaranya termasuk penahanan virus, kualitas perawatan kesehatan, cakupan vaksinasi, kematian secara keseluruhan, dan kemajuan untuk memulai kembali perjalanan.


Bloomberg melaporkan bahwa Indonesia dan Filipina masih mengalami kekurangan skor vaksinasi. Kedua negara ini hanya memberikan kurang dari 100 suntikan vaksin per 100 orang, yang kemudian menjadi penghalang utama skor mereka.


Panitia Daerah Penanggulangan Dampak Buruk Pasca Imunisasi (Komda KIPI) Jawa Timur membenarkan kondisi kebutaan warga Kota Malang, Jawa Timur, Joko Santoso (38) pasca vaksinasi, dapat disimpulkan tidak terkait dengan administrasi. vaksin Covid-19 dengan merek AstraZeneca.

Berdasarkan hasil kajian dari Komnas KIPI, Komda KIPI Jawa Timur dan tim terkait yaitu dari Dinas Kesehatan Kota Malang, Tim RSSA dan Pokja KIPI Malang. Pada 3 Desember, pemeriksaan kesehatan Joko didiagnosa menderita Optic Neuritis atau gangguan peradangan yang terjadi pada mata atau saraf optik.


“Jadi Komda dan Komnas KIPI kemarin sepakat tidak ada cukup data dan bukti yang mengatakan bahwa hal ini disebabkan oleh vaksin Covid-19,” kata Sekretaris KIPI Jatim Komda Dominicus Husada saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa. 7/12).


15 Daerah Gagal Target Vaksinasi November

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan target baru pemerintah adalah minimal 60 persen vaksinasi Covid-19 dosis pertama tercapai pada November, dan 70 persen pada akhir tahun. Namun berdasarkan data Kementerian Kesehatan, masih ada 15 provinsi yang pencapaian vaksinasinya masih di bawah 60 persen.


Mereka adalah, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Riau, Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan. Kemudian, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Papua Barat, Maluku, Sulawesi Tenggara, Aceh, dan Papua.


Pencapaian Dosis Vaksin RI

Pencapaian vaksinasi Covid-19 di Indonesia per Selasa (7/12) Pukul 12.00 WIB, tercatat sedikitnya 143.291.352 orang telah menerima vaksin virus corona dosis pertama. Sementara di Indonesia baru 99.825.444 orang yang selesai menerima dua dosis vaksin COVID-19.


Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total target 208.265.720 orang hanya menyentuh 68,80 persen dari target vaksinasi yang mendapat suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua hanya 47,93 persen.


Update Covid 7 Desember 2021

Data harian yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hingga hari ini, Selasa (7/12) mencatat penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 261 kasus. Sedangkan untuk kasus sembuh bertambah 420 kasus dan meninggal 17 orang.


Sehingga secara kumulatif, sebanyak 4.258.076 orang dinyatakan positif virus corona. Dari jumlah itu, 4.108.717 orang telah pulih, 5.466 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 143.893 lainnya meninggal.

0 Comments