Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PHK Lagi, 11 Ribu Karyawan Microsoft Jadi 'Menganggur'

Wednesday, January 18, 2023 | January 18, 2023 WIB Last Updated 2023-01-18T02:43:35Z

 

Perusahaan teknologi asal AS, Microsoft, kembali akan memutus hubungan kerja (PHK) terhadap 11 ribu karyawan dari berbagai divisi pada awal 2023


kabaris.com - Perusahaan teknologi asal AS, Microsoft, akan kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi 11.000 karyawan dari berbagai divisi pada awal 2023.

Mengutip Reuters, Sky News melaporkan bahwa Microsoft berencana memangkas sekitar 5 persen tenaga kerjanya atau sekitar 11 ribu orang, mulai dari divisi sumber daya manusia hingga teknik.


"Dari perspektif gambaran besar, putaran PHK yang tertunda di Microsoft menunjukkan lingkungan tidak membaik, dan kemungkinan akan terus memburuk," kata analis Morningstar Dan Romanoff.


Sementara itu, menurut seseorang yang mengetahui PHK, Microsoft berencana untuk memangkas pekerjaan di sejumlah divisi teknik hari ini.


Selain itu, Insider melaporkan Microsoft akan memangkas perekrutan staf sebanyak sepertiga.


Saat ini perseroan memiliki 221 ribu karyawan tetap, termasuk 122 ribu karyawan di Amerika Serikat (AS) dan 99 ribu lainnya yang tersebar secara global berdasarkan data 30 Juni 2022.


Jika benar, PHK ini akan menjadi kelanjutan dari badai PHK sebelumnya. Microsoft Corp (MSFT.O) telah memangkas sekitar 1.000 karyawan pada Oktober 2022. Kebijakan ini memengaruhi kurang dari 1 persen dari total pekerja perusahaan.


"Seperti semua perusahaan, kami mengevaluasi prioritas bisnis kami secara teratur dan melakukan penyesuaian struktural yang sesuai," kata juru bicara Microsoft saat itu.


Pada Juli 2022, Microsoft juga memberhentikan sejumlah kecil karyawan, beberapa hari setelah pembuat perangkat lunak tersebut memulai tahun fiskal 2023, karena perubahan struktural. Jumlah karyawan yang di-PHK kurang dari 1 persen dari total karyawan.


Microsoft juga melakukan PHK pada 2017 lalu setelah dimulainya tahun fiskal baru. Perusahaan memotong ribuan pekerjaan karena membuat penyesuaian penjualan.

×
Berita Terbaru Update